English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Home » , , » Tuk benarkan propaganda, media sekuler pasang foto palsu Syeikh Usamah bin Ladin

Tuk benarkan propaganda, media sekuler pasang foto palsu Syeikh Usamah bin Ladin

Written By Anonymous on Thursday, May 5, 2011 | 6:11 AM

Jakarta - Hingga kini kematian pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden masih menyulut kontroversi. Kontroversi itu antara lain benarkah Osama sudah tewas, apakah ia melakukan perlawanan serta soal penguburan jenazahnya.

Amerika Serikat (AS) telah memastikan Osama benar-benar telah tewas. Bahkan Presiden AS Barack Obama menggelar pidato nasional untuk mengumumkan kematian dalang pengeboman menara kembar World Trade Center (WTC) 11 September 2001 itu.


 "Matinya Bin Laden menandai pencapaian paling tinggi upaya bangsa kami memukul Al Qaeda," kata Obama.

Menurut AS, Osama tewas ditembak pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (Navy Seal) pada Minggu, 1 Mei 2011 lalu, waktu AS atau Senin, 2 Mei 2011 dini hari waktu Pakistan. Ia tewas di tempat peristirahatannya, mansion seharga US$ 1 juta atau sekitar Rp 8,6 miliar, bukan di gua-gua. Mansion itu berada di dekat Akademi Militer di Abottabad, 10 km dari Islamabad, Pakistan.

Jenazah Osama lalu dibawa ke kapal induk USS Carl Vinson dan dimakamkan ke laut Arab. Hingga kini AS belum merilis foto jenazah Osama dengan alasan kondisi jenazah sangat mengerikan. Tapi AS memastikan DNA jenazah Osama 99 persen identik dengan DNA anggota keluarganya.

"Sangat tidak pantas memperlihatkannya ke publik. Kondisinya sangat mengerikan," kata Direktur Dinas Intelijen AS, CIA, Leon Panetta.

Anggota Al Qaeda di Semenanjung Arab yang merupakan jaringan Osama bin Laden di Yaman,telah membenarkan Osama telah tewas. Kelompok Hamas juga mengakui kematian Osama ini. Namun pada Senin (2/5/2011), wajah Osama muncul di layar TV Pakistan, PTV.

Sejumlah kalangan di Indonesia hingga saat ini masih banyak yang menyangsikan Osama tewas. Sejumlah organisasi massa Islam di Indonesia secara tegas meragukan pernyataan Presiden AS Barack Obama soal kematian Osama.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) misalnya ragu Osama memang telah tewas ditembak. Bagi HTI, belum ada bukti kongkret kematian gembong teroris yang paling diincar AS itu.

"Sampai sekarang belum ada bukti kongkret Osama telah tewas. Jasadnya tidak ada, katanya ditenggelamkan, semakin tidak jelas. Saya pikir reputasi AS harus dipertanyakan," ungkap juru HTI Ismail Yusanto pada detikcom.

Keraguan muncul karena sudah berulang kali pemerintah AS menyebarkan informasi soal tewasnya Osama tapi kemudian ternyata tidak terbukti kebenarannya. Misalnya, George W Bush sempat mengatakan Osama tewas, tapi hanya isapan jempol."Amerika Serikat sering melakukan kebohongan publik," tegas Ismail lagi.

FPI meskipun telah menggelar doa bersama untuk menghormati Osama, juga belum yakin soal kematiannya. Juru Bicara FPI Munarman menganggap, kabar tewasnya pemimpin Al Qaeda ini memang sengaja dihembuskan sebagai pencitraan politik pemerintahan Barack Obama.

"Ada atau tidak adanya Osama, perlawanan terhadap ketidakadilan dan kesewenang-wenangan, serta kezoliman yang dilakukan AS akan terus dilakukan," kata mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini.

Keraguan kabar tewasnya Osama juga dilontarkan mantan anggota Jamaah Islamiyah Fahirin. Ia belum percaya karena belum mendapat kepastian benar atau tidaknya secara resmi kabar itu dari Al Qaeda sendiri. "Sulit bagi saya untuk mempercayai kabar itu," kata Farihin.

Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Ba’asyir yang disebut-sebut sebagai pendukung gerakan Osama bin Laden juga belum percaya soal tewasnya Osama. "Kita belum meyakini 100 persen kebenaran berita itu," kata juru bicara JAT, Sonhadi, kepada detikcom.

Selain meragukan kematian Osama, yang menjadi kontroversi lain adalah soal pemakaman Osama, apakah di laut atau di darat. AS awalnya mengklaim jasad Osama dibawa ke kapal induk USS Carl Vinson dan dimakamkan di laut Arab. Tapi klaim baru muncul jasad Osama dimakamkan di Afghanistan.

Soal penguburan Osama ini juga dipersoalkan sejumlah kalangan di Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk tindakan AS jika benar menenggelamkan jasad Osama di laut karena tidak sesuai dengan ajaran Islam.

"Kita mengutuk hal itu, karena katakanlah jenazah itu adalah jenazah penjahat sekalipun, ketika sudah meninggal tetap harus diberikan hak-haknya sebagai seorang Muslim. Dalam Islam orang meninggal harus dikuburkan ke tanah," ujar Ketua MUI Amidhan.

Menurut Amidhan, setiap orang Islam yang meninggal harus ada ikhram atau penghormatan kepada jenazah. Penghormatan tersebut salah satunya dengan menguburkan ke dalam liang lahat. Kecuali dalam kondisi darurat baru bisa ditenggelamkan ke dasar laut.

FPI juga mempersoalkan soal penguburan Osama di laut. FPI menuntut agar pemerinah AS mengembalikan jenazah osama kepada keluarga atau kerabatnya agar dimakamkan secara Islami.

"Jenazahnya tidak perlu dimandikan atau disalati, tetapi dikafankan dengan pakaian yang dikenakan dan wajib dikuburkan secara Islam," ucap Sekjen FPI, Ahmad Sobhari Lubis.

Kontroversi lainnya adalah soal perlawanan Osama sebelum tewas. AS awalnya menyatakan Osama ditembak mati karena melakukan perlawanan dengan senjata AK-47. Namun yang terbaru disampaikan Osama tidak bersenjata, tapi melawan saat akan ditangkap.
(zal/iy)


Follow twitter @detikcom dan gabung komunitas detikcom di facebook 


(Arrahmah.com) - Kabar mengenai syahidnya amir Al Qaeda, Syeikh Usamah bin Ladin, sangat cepat menyebar. Berbagai media mengutip pernyataan Presiden negara penjajah AS yang mengumumkan berita kematian Syeikh Usamah pada Minggu (1/5/2011) malam.  

Ironisnya, untuk membenarkan propaganda mereka, sebuah foto editan atau foto palsu tak segan-segan mereka tampilkan.


Foto palsu tersebut, yang diedit menggunakan Photoshop, telah beredar luas di Pakistan dan menjadi alat propaganda murahan badan intelijen Pakistan, ISI sejak setahun lalu.


Kini foto tersebut dikutip oleh beberapa media Pakistan dan media dunia untuk mengklaim kebenaran berita kematian Syeikh Usamah.  Bahkan, media sekaliber Al Jazeera ikut membebek dan memperlihatkan foto tersebut kepada khalayak dalam siaran berita mereka.  Media lokal seperti TV One juga ikut menampilkan foto tersebut, mengutip media Pakistan.

Padahal masyarakat awam sekalipun sepertinya dapat melihat bahwa foto tersebut adalah foto editan, atau foto palsu, benar-benar lucu!  (haninmazaya/arrahmah.com)

Setelah Presiden Barack Obama mengumumkan bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) telah berhasil membunuh Osama Bin Laden, maka bermunculan foto2 yang diduga jenazah pimpinan Al Qaeda tersebut.

Benarkah Osama sudah tewas? dan apakah foto jenazah Osama yang beredar di internet adalah hasil editan sebagaimana yang diberitakan di Arrahmah.com ( baca Tuk benarkan propaganda, media sekuler pasang foto palsu Syeikh Usamah bin Ladin )

Silahkan lihat dan perhatikan gambar yang diupload di Facebook tanggal 11 November 2010 ini

Foto palsu tersebut adalah hasil editan menggunakan Photoshop, dan telah beredar luas di Pakistan yang menjadi alat propaganda badan intelijen Pakistan, ISI sejak setahun lalu.

Taliban Pakistan Bantah Usamah Tewas

Foto asli Syeikh Usamah bin Ladin
Kelompok Taliban di Pakistan membantah amir (pemimpin) kelompok Al Qoidah, Usamah Bin Ladin telah tewas.

Reporter Televisi Geo di Pakistan melaporkan kelompok Taliban menyatakan Usamah masih hidup dan laporan kematian itu sebagai tidak berdasar.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama menyatakan pemimpin Al Qoidah itu tewas dalam penyergapan semalam waktu setempat. Obama mengklaim tidak ada warga sipil yang menjadi korban saat tentara Amerika menyerang. Al Qoidah merupakan jaringan yang dianggap bertanggungjawab atas aksi teror terhadap Amerika pada 11 September 2001.

Menurut Obama, pemerintah AS telah mendapatkan informasi yang pasti tentang lokasi persembunyian Osama sejak minggu lalu. ( www.muslimdaily.net )

Lalu jika benar Osama bin Laden telah tewas, apa efeknya dalam gerakan Islam khususnya gerakan Jihad? Mengutip sebuah komentar di sebuah forum :
Kekuatan islam bukan pada syaikh usamah.
US mengira teror mujahidin akan berakhir.
Padahal justeru hal itu akan mengobarken semangat mereka.
Lihat aja Syaikh Yassin (HAMAS).
Apa setelah syaikh Yassin wafat Hamas melempem? Ndak. malah makin giat. padahal hamas hanya berjuang demi dunia “palestina”, bukan demi Islam.
Sumber : http://cokiehti.wordpress.com/2011/05/02/foto-jenazah-osama-bin-laden-ternyata-palsu/

0 komentar:

Formulir Kemitraan
LOC of USA

FORMULIR KEMITRAAN

Klik di sini untuk pengisian formulir kemitraan usaha waralaba
 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2021. Pergerakan Islam - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger