 |
| Yusuf Abdullah Bonner |
REPUBLIKA.CO.ID, Empat tahun lalu, setelah mengucapkan dua kalimah syahadat, Yusuf Abdullah Bonner membaca Alquran dan menunaikan shalat secara sembunyi-sembunyi di sebuah biara yang telah menjadi rumahnya selama sepuluh tahun. Ketika itu, ia mengaku cemas keislamannya akan diketahui para biarawan.
Rasa takut lenyap dalam dirinya setelah ia membaca terjemahan surah al-Hadid ayat 27, "Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya atas mereka akan tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya."
“Setelah membaca ayat itu, aku tahu bahwa aku tidak bisa terus bekerja di sana (biara). Subhanallah," ujar pria yang kini menjadi aktivis dakwah di Inggris itu.